BNN Kota Kupang Maksimalkan Peran Aktif Elemen Masyarakat

[ KUPANG ] – Badan Narkotika Nasional Kota Kupang terus meningkatkan monitoring dan pengawasan terhadap pelajar dan mahasiswa di Kota Kupang atas kemungkinan adanya pemakaian obat-obat terlarang termasuk narkoba yang bisa masuk di kalangan pelajar dan Mahasiswa. Pihak BNN sendiri sampai masih terus menginvestigasi kemungkinan yang bakal terjadi terhadap pelajar dengan berkembangnya informasi yang sudah diperoleh pihak BNN Kota Kupang.

Kepala BNN Kota Kupang, Muhammad Sidik kepada awak media di ruang kerjanya Jumad, (6/10) menjelaskan, pihaknya bersama tim BNN yang telah dibentuk akan terus maksimal untuk melakukan pemantauan sekaligus investigasi terhadap kemungkinan penggunaan termasuk jaringan obat-obat terlarang ini khususnya di kalangan kampus dan pelajar Kota Kupang.

Selain itu, Ia juga meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat Kota Kupang termasuk para orang tua agar bersama-sama BNN aktif melakukan pengawasan itu agar siswa tidak terjebak dalam praktek kotor yang akan mengakibatkan masa depan anak menjadi kelam.

Pada konteks yang lain, kewaspadaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kemungkinan menggunakan obat-obat terlarang termasuk narkoba, BNN Kota Kupang telah melakukan kerjsama dengan elemen masyarakat sampai ke tingkat RT dan RW agar bersama BNN melakukan kontrol terhadap pemakaian barang haram tersebut termasuk memberi informasi atas dugaan atau kecurigaan barang haram ini.

Muhammad Sidik menjelaskan, larangan dan sanksi untuk aparatur sipil negara terhadap oknum ASN yang kedapatan menggunakan obat-obat tersebut sangat berat termasuk pemecatan dari statusnya sebagai PNS.

“Itulah sebabnya mengapa kami menggandeng elemen masyarakat untuk berperan aktif bersama kami BNN untuk mengantisipasi sekaligus mengawasi adanya kemungkinan oknum-oknum yang terlibat menggunakan obat terlarang ini ataukah sebagai pengedar di Kota Kupang. Kami juga meminta kerjasama dengan para aktifis dan ormas lainnya. Semua ini kami lakukan agar kedepan Kota Kupang bisa bebas dari barang haram ini”, jelasnya. [ tim ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *