Diduga Ada Unsur Nepotisme di DPPU Eltari Kupang

Diduga Ada Unsur Nepotisme di DPPU Eltari Kupang
Petugas melakukan pengecekan Pipa saluran bahan bakar pesawat Avtur di Depo pengisian pesawat udara (DPPU) PT. Pertamina Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (21/7). Peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan pesawat mendorong melonjaknya penggunaan Avtur Sekala Nasional dari 10.798 KL pada 2013 menjadi 11.576 KL pada 2014 dan prediksi Pertamina stok BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada periode Ramadan dan Idul Fitri 1435 H dalam kondisi aman.ANTARA FOTO/Reno Esnir/ss/ama/14.
[KUPANG] – Kepala Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), Eltari Kupang  Subardy, diduga melakukan tindakan Nepotisme bersama penyedia jasa tenaga kerja oleh PT. Patra Lima Jaya dalam proses seleksi pegawai yang ditugaskan pada DPPU Eltari Kupang.
Abia Fudikoa, salah satu korban yang mengikuti tes itu pada awal 2017 lalu kepada media ini selasa, (19/12) di kediamannya di Oesapa menjelaskan, ia merasa proses itu sarat dengan nepotisme, dikarenakan ketika mengetahui dirinya tidak diterima, belakangan diketahui salah satu dari tiga orang yang diterima diduga adalah saudara dekat dari Darsoyo sebagai penyedia jasa di DPPU eltari Kupang.
Selain itu juga, ia merasa kesal karena dalam proses tersebut dari awal tidak disampaikan batasan umur sehingga dirinya mengikuti terus proses itu termasuk membayar biaya tes kesehatan.

“Saya juga kaget waktu di akhir tes itu baru mereka sampaikan kalau umur saya sudah 40. Harusnya, dari awal informasi ini sudah disampaikan sehingga ia tidak harus bersusah payah”, kata Abia saat itu dengan kesal.

Sumber informasi terpercaya kepada media ini, selasa, (19/12), mengatakan proses penerimaan pegawai yang telah dilakukan sama sekali menyalahi aturan dan melanggar etika.
“Apa yang ia lakukan itu sama sekali melanggar aturan dan moral sebagai pimpinan. Mestinya semua tahapan penerimaan harus dibuat misalkan pengumuman melalui media. Yang kita lihat justru nepotisme terjadi ketika ada sekitar 3 orang yang terhitung selama kepemimpinannya diterima dan merupakan orang dekat”, jelasnya.
Sumber ini menjelaskan, salah satu yang sudah diterima adalah tenaga kerja yang sebelumnya bekerja di tempat lain, hanya karena ada jaminan mutu, yang bersangkutan diduga mengundurkan diri disana dengan jaminan bekerja di DPPU Eltari Kupang.
Sementara itu, Darsoyo sebagai Penyedia jasa tenaga kerja PT. Usaha Patra Lima Jaya ketika dikonfirmasi media ini di kediamannya, rabu (20/12), mengatakan, bahwa informasi ini sama sekali tidak benar dengan alasan bahwa prosesnya sudah sesuai.
“Itu tidak benar kok. Semua dites sesuai prosedur. Boleh dicek. Tapi kalau ada informasi seperti ini maka kami coba selesaikan secara internal”, kata Darsoyo. [fren_lutrun]
Tags: ,
banner 468x60