Frans X. Sura Tampil Sederhana di DPP PDIP

JAKARTA – Seleksi ketat DPP PDIP terhadap calon pemimpin di enam Kabupaten/Kota di NTT pada tanggal 8 September 2017 menjadi cerita tersendiri para calon yang hadir saat itu. Sekitar 42 bakal calon bupati dan Wakil, ada yang baru pernah naik panggung ada juga yang ingin memegang tampuk kekuasaan itu untuk periode kedua.

Frans X. Sura, wakil dari Alexander Longginus yang sudah siap berkompetisi di pilbub Kabupaten Sikka itu tampil sederhana dan bersahaja di kantor DPP PDIP. Sekilas dalam pandangan mata, ia terlihat bukan tipe orang yang terlampau mewah dalam penampilan. Hanya saja, sosok ini ternyata luar biasa jika bercerita tentang konsep mambangun daerah.

Kepada jangkaindonesia.com di lobi Kantor DPP PDIP pada jumad (8/9) sekitar pukul 13:00 ia menguraikan begitu banyak ide/gagasannya yang telah disatukan dengan pasangan Bupatinya untuk membangun wilayah itu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sector potensial yang telah ada dalam lembaran visi dan misinya akan menjadi program primadona untuk membangun masyarakat Kabupaten Sikka.

“Saya berpasangan dengan Pak Longginus dalam poisisi saya sebagai wakilnya. Kami telah memiliki komitmen yang sama untuk membangun Sikka kedepan lebih baik. tentunya, semua potensi sumber daya alam yang ada akan kami maksimalkan untuk rakyat. kami hadir disini sebagai bukti dan syarat sebagai calon dan selanjutnya, kami serahkan itu ke tangan partai. Apapun keputusannya akan kami terima dengan lapang dada”, demikian Frans.

Pada kesempatan itu juga, ia menambahkan, dari sekian banyak keinginan rakyat untuk membangun Sikka, memang ada hal yang menjadi prioritas untuk kepentingan banyak orang. Ia mencontohkan menjadikan rakyat yang maju dan bersaing dengan kemandirian local menjadi primadona dalam programnya. Artinya, “kami ingin rakyat bersatu, mempu bersaing dengan apa yang dimiliki rakyat itu sendiri”.

Pada konteks politik, ia juga mengharapkan agar para pendukung dan simpatisan dapat menjalankan tugas-tugas politik secara baik dengan menamankan niat baik kepada semua lapisan masyarkat tanpa memandang suku, agama, ras tau lainnya. Ia berharap pendidikan politik berjalan pada rel yang sebenarnya agar rakyat bisa maju dan tidak tertinggal seperti daerah lainnya di Indonesia. [ji-fren]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *