MDT-GTD Siap Pimpin Sumba Barat Daya

JAKARTA – Proses seleksi para calon kepala daerah di enam kabupaten di NTT oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) pada tanggal 8 September lalu selesai sudah. Diantara deretan 42 nama calon kepala daerah yang setia menunggu keputusan DPP itu, Markus Dairu Talu dan Gerson Tanggu Dendo menyatakan siap untuk memimpin Kabupaten Sumba Barat Daya periode lima tahun kedepan.

“Kami menyatakan siap untuk memimpin Sumba Barat Daya. Komitmen ini sudah kami lakukan dengan partai-partai dan tim pemenangan. Kami juga menyampaikan apresiasi yang luar biasa ketika DPP PDIP memanggil kami dalam proses ini. Langkah ini merupakan satu hal yang luar biasa agar partai secara langsung melihat bagaimana kesiapan kami membangun satu wilayah”, demikian Calon Bupati SBD Markus Dairu Talu dan pasangan wakilnya Gerson Tanggu Dendo menjelaskan hal itu di secretariat DPP PDIP jumad (8/9).

Manurut Talu, langkah untuk melanjutkan kepemimpinan tersebut tidak lain untuk menlanjutkan program pembangunan yang sementara berjalan termasuk yang sementara ini dirancang untuk kepentingan rakyat. Selain program yang sementara berjalan, sector pertanian, pariwisata, budaya dan infrastruktur masih menjadi focus yang menonjol dalam program dan visi misi yang telah disampaikan kepada partai politik.

“Kami tentu akan melanjutkan program yang ada, dan tentunya, kami sinergikan dengan kebijakan bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk membangun rakyat dengan semangat Nawacita itu. Ini mutlak untuk kedepan dilakukan. Prinsipnya, semangat revolusi mental di berbagai bidang itu”, kata Calon Wakil, Gerson Tanggu Dendo.

Sekedar untuk diketahui, dalam kepemimpinan MDT saat ini, rakyat di Kabupaten Sumba Barat Daya masih menginginkan dirinya untuk maju dalam memimpin periode kedua. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil survey partai politik dan lembaga Independen yang menyatakan kepuasan terhadap MDT. Pada konteks yang berbeda, keinginan rakyat kepada dirinya untuk maju ini dikarenakan sebagian besar program pembangunan terealisasi secara baik, meski sebagian menunggu hingga akhir kepemimpinannya. sebab itulah, rakyat masih menghendaki dirinya untuk periode kedua.

Pantauan jangkaindonesia.com di Sekretariat DPP PDIP, MTD dan GTD terlihat akrab dan hadir bersama-sama istri. Ditanya tentang komitmen yang telah dibangun apakah bisa dipertahankan, menurut MTD-GTD, paradigma kepemimpinan baru akan tercipta di SBD kedepan. Posisi bupati dan Wakil bupati berdiri bersama-sama dengan rakyat.

“Kami punya komitmen untuk bersama, dan itu akan kami buktikan nanti. Sekarang ini, kami inginkan agar rakyat di SBD bisa tenang dan bekerja seperti biasa tanpa harus terganggu dengan situasi politik yang berkembang. Berbeda dalam politik, tetapi satu dalam tujuan. Tujuan membangun SBD menjadi lebih baik. [ji-fren]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *