Thomas Ola Tokan Itu Tidak Bermasalah

Thomas Ola Tokan Itu Tidak Bermasalah
JAKARTA – Lembaga Hukum Padma Indonesia dan KOMPAK NTT memberi dukungan moril kepada Thomas Ola Tokan dan Ongko Borobudur dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pasar Weemangura DI PN Tipikor Kupang.
“Kami melihat perkara ini justru PPK dijadikan tumbal para pejabat lingkup Pemda SBD. Data dan informasi ada pada Kami”, demikian kata koordinator KOMPAK NTT, Gabriel Goa kepada jangkaindonesia, sabtu (6/01).
Gabriel menjelaskan, Sidang ke 2 Perkara Tindak Pidana Korupsi Pasar Weemangura, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya di Pengadilan Tipikor Kupang pada hari Rabu,10 Januri 2018 dengan Terdakwa Robby Chandra alias Ongko Borobudur dan Thomas Ola Tokan,ST selaku Pejabat Pembuat Komitmen mengaku tidak melakukan korupsi tapi justru dijadikan tumbal para Pejabat di lingkup Pemkab Sumba Barat Daya.
“Ongko Borobudur didampingi Pengacara yang ditunjuk JPU sedangkan Thomas didampingi Advokat Francisco Besi,SH dkk”, katanya.
Gabriel Goa selaku Koordinator Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Nusa Tenggara Timur, meminta pertama mendukung total Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang dijadikan tumbal untuk bongkar tuntas di Pengadilan dengan didampingi Pendamping Hukum dan jaringan pro NTT Bersih bebas dari Mafiosi Hukum dan Korupsi.
“Yang Kedua, kami mendesak KPK, Komisi Yudisial, Komisi Kejaksaan, Ombudsman RI, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Pers dan Penggiat Anti Korupsi untuk awasi ketat  Majelis Hakim untuk sungguh-sungguh membongkar tuntas tindak pidana korupsi di NTT khususnya di Sumba”. [Fren]
Tags:
banner 468x60